Pandeglang – Kabupaten Pandeglang menjadi kabupaten dengan nilai persentase perokok tertinggi di Banten. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) dari hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) 2025, Perokok Harian di Pandeglang Tertinggi se-Banten, Tembus 37,88.
“Dua tahun terakhir naik. 2024 hanya sekitar 17 persen, dan kemudian pada 2025 naik menjadi 18,64 persen,” kata, Kepala BPS Kabupaten Pandeglang, Achmad Widijanto, Jumat (16/10/2026).
Achmad mengatakan, dari data Susenas 2025, setelah Kabupaten Pandeglang, persentase penduduk yang merokok setiap hari tercatat di Kabupaten Lebak sebesar 34,06 persen, Kabupaten Serang 32,16 persen, dan Kabupaten Tangerang 30,58 persen. Sementara Kota Serang tercatat 32,16 persen, Kota Cilegon 27,24 persen, Kota Tangerang 23,87 persen, dan Kota Tangerang Selatan 19,31 persen.
“Nah data ini menunjukkan persentase penduduk yang merokok setiap hari di Pandeglang lebih tinggi dibandingkan tujuh kabupaten/kota lainnya di Banten,” kata Achmad.
Achmad mengungkapkan, proporsi pengeluaran rata-rata per kapita, bukan persentase penduduk yang merokok. Kenaikan proporsi belanja rokok tidak bisa langsung diartikan sebagai peningkatan jumlah perokok.
“Rata-rata per kapita, jadi pengeluaran akan dibagi dengan jumlah penduduk. Misalnya, ada yang tidak merokok itu tetap masuk dalam perhitungan rata-rata,”ungkap Achmad.
Achmad menambahkan, jika ingin mengetahui pasti data perokok berdasarkan kelompok umur dan jenis kelamin, perlu publikasi BPS secara khusus membuat data tersebut.
“Perokok berdasarkan kelompok usia perlu publikasi yang khusus kang. Untuk angka pasti perlu di lagi datanya,” tambah Achmad.