PANDEGLANG– Sebanyak 160 Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Pandeglang mendapatkan Revitalisasi sekolah adalah program strategis pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) untuk memperbaiki, membangun, dan melengkapi fasilitas fisik satuan pendidikan yang mengalami kerusakan atau kurang layak.
“Kurang lebih ada 160 SD yang mendaptkan bantuan revitalisasi,” kata kepala Dinas Pendidikan kepemudaan dan Olahraga (Dsidikpora) Kabulaten Pandeglang Sutoto, Sabtu (10/10/2026).
Menurut Sutoto, anggaran bantuan tersebut langsung ke masing-masing sekolah, sehingga pihaknya tidak mengetahui persis jumlah anggaran yang digelontorkan ke kabupaten Pandeglang.
“Anggarannya di masing-masing sekolah dari pusat langsung di transfer ke rekening sekolah,” tuturnya.
Sebab, kata dia, untuk pengerjaan pembangunan tersebut dilakukan dengan swakelola, sehingga secara teknis ada Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP).
“Sesuai juknis dikerjakan secara swakelola oleh P2SP (Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan),” ujarnya.
Sementara itu anggota komisi IV DPRD Pandeglang Farid Muhajirin mengatakan, dengan adanya pembangunan tersebut diharapkan dengan baik, sehingga jangna sampai pembangunan tersebut dilakukan dengan asal-asalan.
“Kita menyambut baik dengan pembangun sekolah dasar tersebut, tapi kita juga harus pastikan pembangunan tersebut dengan baik. Agar jangan sampai nanti baru dibangun sekolah sudah rusak lagi. Untuk itu harus kita awasi bersama pembangunannya,” ktanya.(Man)