Pandeglang – Tradisi Sedekah Bumi menjadi momen memperkuat pelestarian budaya lokal sekaligus mempererat kebersamaan masyarakat.
Kegiatan yang akan digelar di Kampung Kalapa Cagak, Desa Teluk Lada, Kecamatan Sobang, Kabupaten Pandeglang, Banten, tersebut mengangkat sejumlah tradisi yang telah diwariskan secara turun-temurun.
Ketua Pelaksana Sedekah Bumi, Zaenal Abidin mengatakan sedekah bumi memiliki makna penting dalam kehidupan masyarakat.
“Intinya, kami dari masyarakat pertanian khususnya para petani padi, itu adalah tradisi turun-temurun dari nenek moyang kami untuk menggelar tradisi sedekah bumi. Artinya seluruh tokoh masyarakat, adat dan seluruh petani berdoa pada saat tanam padi ini agar diberikan kelancaran,” ungkapnya.
Menurutnya, hal ini menjadi simbol rasa syukur masyarakat atas hasil bumi yang diperoleh.
“Tradisi tersebut sekaligus menggambarkan hubungan erat masyarakat dengan alam dan sektor pertanian yang menjadi bagian penting kehidupan warga Desa Teluk Lada, untuk meminta keberkahan. Dan itu sudah dilakukan secara turun-temurun yang dilaksanakan di desa kami,” terang Zaenal.
Zaenal menerangkan, bahwa kegiatan sedekah bumi tersebut akan dilaksanakan selama 2 hari dengan berbagai rangkaian kegiatan.
“Kegiatan ini akan kita laksanakan selama 2 hari, mulai tanggal 27 Oktober akan menggelar pawai budaya mengitari beberapa Kecamatan, kemudian ada bazar UMKM, dan untuk di tanggal 28 Oktober nya itu kami akan menggelar prosesi adat ritual sedekah bumi,” katanya.
“Kita juga berupaya mengundang jajaran dari Pemerintah Kabupaten, mulai dari Bupati, Wakil Bupati, maupun unsur Legislatif lainnya yang akan kita masukan dalam ritual sambut tamu agung, dan yang terakhir itu tradisi gawuran atau apa yang akan dibawa oleh masyarakat mulai dari buah-buahan, sayuran dan sebagainya, yang nantinya akan di perebutkan oleh warga masyarakat yang hadir,” sambung Zaenal.
Zaenal berharap, tradisi sedekah bumi bisa terus dilakukan secara turun-temurun.
“Budaya sedekah bumi ini akan terus kita laksanakan dan akan menjadi tradisi yang setiap tahun kita gelar,” tutupnya.